Ketahanan Gores & Abrasi yang Sangat Ditingkatkan: Manfaat utama. Mempertahankan kejernihan optik dan tampilan estetis lebih lama dalam kondisi berat.
Kejelasan & Transmisi Cahaya Luar Biasa: Lapisan anti gores berkualitas tinggi jernih secara optik dan mempertahankan sifat transmisi cahaya yang melekat pada akrilik (sekitar 92%).
Stabilitas UV: Sebagian besar lembaran akrilik anti gores mempertahankan ketahanan UV yang sangat baik dari akrilik standar, mencegah kekuningan dan kerapuhan di luar ruangan.
Ketahanan Terhadap Bahan Kimia: Pelapis sering kali memberikan peningkatan ketahanan terhadap banyak bahan kimia umum, pelarut, dan pembersih dibandingkan dengan akrilik biasa.
Pembersihan & Perawatan Lebih Mudah: Permukaan yang lebih halus dan keras menahan penumpukan kotoran dan lebih mudah dibersihkan tanpa khawatir menimbulkan goresan halus ('gila') karena diseka.
Mempertahankan Sifat Akrilik Inti: Masih menawarkan ketahanan benturan yang baik (tahan pecah), tahan cuaca, dan kemudahan fabrikasi (penggergajian, pengeboran, perutean, pembengkokan dengan panas) dibandingkan dengan kaca.
Tidak Anti Gores: Meskipun sangat tahan , namun masih dapat tergores oleh bahan yang lebih keras dari lapisan itu sendiri (misalnya berlian, baja yang diperkeras, pasir yang tajam). Pelecehan berat akan merusaknya.
Biaya: Jauh lebih mahal daripada lembaran akrilik standar karena proses pelapisan khusus.
Potensi Kerusakan Lapisan: Jika tergores atau tercungkil dalam, lapisan dapat rusak. Pembersih yang bersifat abrasif atau benturan yang tajam berpotensi merusaknya. Hindari menggunakan tisu atau bahan kimia keras!
Potensi Menguning (Kualitas Rendah/Lapisan Tipis): Lapisan yang sangat tipis atau berkualitas rendah mungkin lebih rentan terhadap degradasi UV/menguning dalam jangka waktu lama dibandingkan inti akrilik itu sendiri.
Pertimbangan Fabrikasi: Meskipun lembaran itu sendiri dapat dibuat, permukaan yang dilapisi tidak dapat dipoles dengan api seperti tepi akrilik telanjang. Nyala api akan merusak lapisan. Tepinya biasanya perlu dipoles secara mekanis atau dibiarkan begitu saja.
| Item Tes | Membatasi | Satuan | MDL | A1 | ||||||
| Timbal (Pb) | 1000 | mg/kg | 2 | tidak | ||||||
| Merkuri (Hg) | 1000 | mg/kg | 2 | tidak | ||||||
| Kadmium(Cd) | 100 | mg/kg | 2 | tidak | ||||||
| Kromium Heksana(Cr(VI) | 1000 | mg/kg | 8 | tidak | ||||||
| Bifenil terpolibrominasi (PBB) | 1000 | mg/kg | tidak | |||||||
| Bifenil monobrominasi (MonoBB) | - | mg/kg | 25 | tidak | ||||||
| Bifenil terdibrominasi (DiBB) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Bifenil tertribrominasi (TriBB) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Bifeni tetrabrominasi (TetraBB) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Bifenil pentabrominasi (PentaBB) | - | mg/kg | 25 | tidak | ||||||
| Bifenil heksabrominasi (HexaBB) | - | mg/kg | 25 | tidak | ||||||
| Bifenil heptabrominasi (HeptaBB) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Bifenil oktabrominasi (OctaBB) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Bifenil nonbrominasi (NonaBB) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Bifenil terdekabrominasi (DecaBB) | - | mg/kg | 25 | tidak | ||||||
| Difenil eter polibrominasi (PBDE) | 1000 | mg/kg | tidak | |||||||
| Difenil eter monobrominasi (MonoBDE) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Difenil eter terdibrominasi (DiBDE) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Difenil eter tertribrominasi (TriBDE) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Difenil eter tetrabrominasi (TetraBDE) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Difenil eter pentabrominasi (PentaBDE) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Difenil eter heksabrominasi (HexaBDE) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Difenil eter heptabrominasi (HeptaBDE) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
| Difenil eter oktabrominasi (OctaBDE) | mg/kg | 25 | tidak | |||||||
Tidak. Goresan dalam akan merusak lapisan secara permanen. Pencegahan adalah kuncinya! Lecet kecil dapat dikurangi dengan cat akrilik (uji terlebih dahulu secara diam-diam).
Tergantung pada penggunaan:
Satu sisi: Ideal untuk permukaan yang mengalami keausan (misalnya pelindung meja).
Dua sisi: Diperlukan agar kedua sisi terekspos (misalnya etalase, penghalang).
Ya, tapi dengan peringatan:
Buat dari sisi UNCOATED jika memungkinkan.
Hindari pemolesan api – panas merusak lapisan. Gunakan pemolesan mekanis (misalnya, buffing) untuk bagian tepinya.
Alat pemotong/pengeboran harus tajam agar tidak terkelupas.
Tidak. Ini sangat tahan tetapi masih dapat tergores oleh:
Bahan yang lebih keras dari pada pelapis (misalnya intan, baja yang dikeraskan, batu tajam).
Penyalahgunaan berat atau dampak tajam.
Pembersih abrasif (misalnya sabut baja, bahan kimia keras).
Hubungi kami